Bencana Alam

Banjir Kalsel Rendam Ribuan Rumah

Tujuh kecamatan terkepung banjir.

Report: Janu I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Banjir masih menerjang sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan. Cuaca buruk menyebabkan dampak banjir semakin meluas dan parah.

Terbaru, banjir Kalsel pada Kamis 14 Januari 2021, memutus ruas jalan nasional yang menghubungkan antar kabupaten dan kota. Jembatan di Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar ikut terputus. Ribuan rumah warga terendam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Mujiyat mengatakan, kondisi terparah masih terjadi di dua kabupaten, Banjar dan Tanah Laut.

Menurutnya hujan mengguyur dengan intensitas cukup tinggi, sehingga debit air tak menyurut bahkan terus meninggi. Ribuan rumah di 10 kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Banjar terendam dengan ketinggian air bervariasi. Kecamatan Pengaron, menjadi salah satu yang terparah. Ketinggian airnya mencapai dua hingga tiga meter.

Mujiyat menjelaskan seluruh tim SAR gabungan masih bahu membahu melakukan proses evakuasi warga. Dimana anak-anak, wanita dan lanjut usia jadi prioritas diselamatkan. Ia mengingatkan masyarakat agar mau dievakuasi karena kondisi banjir belum ada tanda-tanda surut lantaran hujan yang terus terjadi.

Belum ada laporan korban jiwa dari bencana banjir ini. Tetapi ada beberapa warga yang kedapatan tengah sakit dan terbaring lemah di rumah. “Ini juga jadi prioritas kami dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah sakit atau tempat lebih aman,” ujarnya, dilansir Tirto.

Dilaporkan Detik, Jalan lintas kabupaten di perbatasan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, sejak Selasa tertutup banjir dengan ketinggian mencapai 50 centimeter.

Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Andri Hutagalung mengatakan kendaraan roda dua tidak bisa melintas di jalur sepanjang sekitar empat kilometer. Sedangkan mobil masih bisa meski ada beberapa juga yang mogok di tengah banjir.

Sedikitnya masih ada 142 rumah rumah dari empat Rukun Tetangga terdampak banjir di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Wilayah ini dekat perbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut.

Polda Kalimantan Selatan mengerahkan tim untuk mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. Ada tujuh kecamatan yang masih terendam banjir.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa’i mengatakan, untuk wilayah hukum Polres Banjar, tim yang dikerahkan beranggotakan Tim SAR Polres Banjar, TNI, Basarnas, dan stakeholder lainnya. Tim memberikan bantuan kepada para korban banjir dan mengamankan harta benda berharga milik warga.

Menurutnya, dari hasil pemantauan lapangan, debit air semakin meningkat meski pekan lalu banjir sudah surut. Tercatat tujuh kecamatan di Kabupaten Banjar yang terendam banjir.

Ketujuh kecamatan itu, Kecamatan Pengaron, Kecamatan, Astambul, Kecamatan Martapura Kota, Kecamatan Martapura Timur, Kecamatan Martapura Barat. “Lalu, Kecamatan Intan, dan Kecamatan Sungai Tabuk,” kata Rifa’i dalam keterangannya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button