Bencana Alam

Banjir di Paser Rendam Ribuan Rumah

Report: Heri| Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Usai diguyur hujan deras, Daerah Aliran Sungai Kandilo di Kabupaten Paser, Kaltim meluap sejak Sabtu 4 April 2020.

Dalam empat hari terakhir, ribuan rumah warga di tiga kecamatan terendam banjir. Sekitar 2.500 jiwa terdampak banjir. Sedikitnya ada tujuh desa terdampak.

Pendataan sementara BPBD Kabupaten Paser, pemukiman warga yang terendam banjir itu tersebar di tiga kecamatan. Rinciannya, lima desa di Kecamatan Batu Sopang, satu desa di Kecamatan Tanah Grogot, juga di Kecamatan Paser Belengkong.

“Ketinggian air dari 50 cm sampai 1,5 meter,” kata petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Paser Putu Budhi dikutip dari Merdeka, Selasa 7 April 2020.

Menurut Budhi, pemukiman paling terdampak ada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang. Ada sekitar 1.312 jiwa terdampak.

“Keseluruhan di Batu Sopang yang terdampak 694 kepala keluarga atau sekitar 2.504 jiwa. Selain rumah juga bangunan ibadah dan sekolah,” ujar Budhi.

Meski banjir perlahan surut, aktivitas warga sempat terisolir akibat akses yang terendam. “Sebab banjir antara lain dari intensitas hujan yang tinggi, juga air kiriman dari hulu sungai,” ungkap Budhi.

Untuk wilayah terdampak banjir lainnya di Desa Tanah Priuk, mengakibatkan areal perkebunan terendam.

Di sini ada sekitar 646 KK di 6 RT terdampak banjir. Akibatnya berimbas pada hasil tanam petani. “Mereka tidak bisa melakukan panen sawit,” terang Budhi.

Budhi menjelaskan tim juga sudah berupaya mendistribusikan air bersih, bantuan sembako ke dapur umum yang sudah didirikan.

Saat ini, pendataan terus berlangsung, hingga di kecamatan Paser Belengkong. “Ini masih data sementara. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button