Balikpapan

Balikpapan Ujicoba Kelas Digital

Report: Lina| Editor: Janu

TIMUR MEDIA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan melakukan ujicoba penerapan pembelajaran digital.

Ujicoba kelas digital ini diterapkan untuk satu semester ke depan. Kebijakan baru dimulai mulai Januari 2020.

Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin menerangkan penerapan dilakukan di seluruh sekolah menengah pertama. “Langkah awalnya untuk kelas IX atau kelas 3 SMP. Belum semua kelas dan jenjang, bertahap,” tuturnya.

Penerapan, lanjut Muhaimin, sementara ini masih dilakukan untuk sekolah SMP. Tiap sekolah menyediakan satu kelas untuk melakukan pembelajaran digital.

Muhaimin berujar konsep ini diterapkan di 23 SMP negeri di Balikpapan. Para siswa tidak lagi membawa buku cetak.

“Buku tersebut diganti dengan gadget yang telah disediakan. Materi dan soal-soal latihan langsung diunduh di website-website yang bekerja sama dengan Kemendikbud RI,” paparnya.

Untuk kebutuhan tablet, para siswa dipinjamkan sementara. Saat mereka lulus gadget itu dikembalikan.

Anggaran pengadaan tablet untuk penerapan konsep pendidikan digital ini, menggunakan dana pengadaan komputer. Nilainya sekitar Rp 4 miliar.

Penerapan pembelajaran digital dilakukan sebagai menyiapkan generasi Balikpapan yang melek digital. Apalagi di Kemendikbud sedang berproses regulasi terkait Merdeka Belajar.

“Kemudian juga sekolah digital,” jelasnya. Jadi, sambung Muhaimin, kelas digital yang diujicobakan ini sebagai antisipasi bila regulasi terkait dari pusat segera dikeluarkan.

Meski saat ini Balikpapan belum bisa merealisasikan sekolah digital. Karena itu kelas digital sebagai langkah awal untuk menuju pendidikan berbasis sekolah digital.

Muhaimin menyadari kelas digital bukan sesuatu yang baru. Konsep sejenis di kota-kota besar lain telah diterapkan sebelumnya. Karena itu, Balikpapan dinilai tidak boleh kalah bersaing dengan kota besar lain.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close