Balikpapan

Balikpapan Terapkan Relaksasi Hajatan dan Wisata

Kelonggaran tetap memerhatikan protokol kesehatan.

Report: Hendra I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Pemerintah Balikpapan berencana menerapkan relaksasi yang mengizinkan acara berkerumun digelar oleh warga. Semisal hajatan massal, pernikahan dan acara perkumpulan lainnya. Selain itu, relaksasi juga diterapkan untuk objek wisata.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, menerangkan kebijakan ini menyusul dicabutnya maklumat Kapolri terkait larangan berkumpul. “Kemungkinan awal Juli untuk acara pertemuan, sejalan dengan Maklumat Kapolri yang sudah dicabut,” ujar Rizal, Senin 29 Juni 2020.

Namun semua agenda itu bisa dilakukan dengan catatan protokol kesehatan tetap dilakukan. Selain mengizinkan acara pertemuan, relaksasi objek wisata juga kembali dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. “Objek wisata juga akan dilonggarkan,” jelasnya.

Meski setiap hari angka positif COVID-19 di Balikpapan bertambah, namun kasus itu didominasi para pekerja dan bukan warga ber-KTP Balikpapan

“Sehingga relaksasi akan tetap kita lakukan tapi pengetatan protokol kesehatannya akan kita ketatkan juga. Apakah akan kita perketat pekerja migas, batu bara, dan telekomunikasi agar PCR di daerahnya,” ujar Rizal.

Terkait pelaksanaan protokol kesehatan, sesuai evaluasi simulasi resepsi di Hotel Tjokro, beberapa waktu lalu, masih ada beberapa catatan penting dari Tim Gugus Tugas. Rizal mencontohkan, semisal makanan. Untuk itu ia menyarankan agar tidak menggunakan sistem prasmanan, tapi bisa dengan makanan kotakan.

Selain itu, jarak antar tamu juga perlu diperhatikan. “Kemarin saya lihat simulasi pernikahan di Platinum. Bagus saja. Cuma terbatas keluarga,” ujarnya.

Rizal berpendapat, relaksasi pernikahan tak diwajibkan menggunakan gedung. Meski awalnya pemerintah Balikpapan menyarankan hal itu. “Di kampung bisa dilaksanakan. Tapi harus dijaga jumlah tamunya,” ingatnya.

Terkait hal tersebut, nantinya dalam perizinan dan penjagaan protokol kesehatan resepsi di rumah warga, ia berencana melibatkan ketua RT, dan LPM di tingkat kelurahan.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button
Close
Close