Nasional

Balikpapan Didaulat Jadi Kota Sehat

Wawali Rahmad Mas’ud dan Kepala DKK Andi Sri. (Ist)

Report: Hendra| Editor: Teguh

TIMUR MEDIA – BALIKPAPAN didaulat jadi Kota Sehat dari Kementerian Dalam Negeri. Yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan.

Penghargaan Kota Sehat Swasti Saba ini menambah deretan penghargaan kesehatan lain, yang diraih Balikpapan.

Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang membantu proses terpilihnya Balikpapan.

“Alhamdulillah hari ini mewakili Pemerintah Kota Balikpapan dalam meraih penghargaan Kota Sehat dari Menteri Dalam Negeri RI. Terima kasih kami haturkan atas kerjasama seluruh lintas sektor terkait yang telah bekerja keras sehingga kita dapat meraih penghargaan ini,” ujar Rahmad, Selasa, 19/Nov/2019.
⁣
Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengatakan penghargaan ini prestasi seluruh pihak.

Karena indikator kota Sehat sangat luas, mencakup tujuh tatanan yang tidak mungkin dikerjakan Dinas Kesehatan sendiri.

Andi mengatajan tujuh tatanan itu adalah pemukiman sarana prasarana sehat, sarana lalu lintas dan transportasi sehat, industri dan perkantoran sehat.

Selanjutnya pariwisata sehat, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri. “Serta ketahanan pangan dan gizi serta kehidupan sosial sehat,” jelasnya.

“Alhamdulillah atas nama Pemerintah Kota Balikpapan kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh lintas sektor yang telah bekerjasama.”

Penghargaan diberikan kepada 6 gubernur, 177 bupati dan walikota serta 3 orang motivator dari tim pembina yang aktif membina seluruh forum kabupaten/kota di wilayah provinsinya. Untuk menyelenggarakan kabupaten/kota sehat.

Tahun 2019 ada 202 kabupaten/kota yang mengusulkan untuk diverifikasi oleh Kemenkes, baik verifikasi dokumen maupun verifikasi lapangan di tingkat nasional.

Dari hasil verifikasi lapangan selanjutnya dirapatkan dengan Kementerian Dalam Negeri. Sesuai hasil rapat disepakati bahwa penghargaan diberikan kepada 177 kabupaten/kota dan 6 Tim Pembina Provinsi terbaik serta 3 orang influencer tingkat provinsi.

🅣🅘🅜🅤🅡 🅜🅔🅓🅘🅐

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button