DPRD Balikpapan

Balikpapan Ajukan Dua Aturan Perubahan

Pewarta: Firdaus I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengajukan usulan dalam Rapat Paripurna bersama Parlemen, Senin 27 Juli 2020.

Rapat itu membahas penyampaian nota penjelasan Wali Kota Balikpapan ihwal Peraturan Daerah yang terkait dengan PDAM dan penyertaan modalnya.

“Kita mengajukan Perda ke DPRD Balikpapan tentang dua hal, pertama perubahan PDAM menjadi badan usaha daerah,” ujar Rizal. Kedua, sambung Rizal, penyertaan modal PDAM yang nilainya sebesar Rp 1 triliun akan dievaluasi.

“Jadi ada dua Raperda yang diajukan ke DPRD Balikpapan.”

Wakil Ketua Badan Peraturan Daerah Parlemen Balikpapan, Syukri Wahid, menyampaikan rapat paripurna penjelasan usulan Wali Kota akan dilanjut pada rapat pandangan fraksi terhadapat dua  raperda tersebut. Dua raperda yang dimaksud sempat menjadi sorotan publik.

“Nanti ada pandangan fraksi terkait Perda yang diusulkan. Pihaknya berharap nantinya ada masukan lantaran banyaknya keluhan pelayanan yang dinilai buruk, terutama soal tagihan PDAM yang tiba-tiba membengkak.

“Ini jadi perhatian fraksi,” tegas Syukri Wahid. Dalam Raperda yang diajukan Wali Kota, ia berharap PDAM dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Balikpapan.

“Catatan bagi PDAM harus meningkatkan kinerja dan pelayanannya bagi masyarakat. untuk perubahan tidak terlalu banyak, intinya meningkatkan pelayanan,” jelas Syukri Wahid.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button