Penajam Paser Utara

Tak Sesuai Aturan Tidak Diteken

Merasa pembentukan komposisi kepenguruasan Tak sesuai dengan aturan, Apran salah satu tim formatur pembentukan pengurus Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) enggan menandatangani susunan kepengurusan yang sudah disusun dan diajukan ke KONI Provinsi Kalimantan Timur utnuk masa bakti 2019-2023. Selain itu juga melayangkan petisi kepada KONI Kaltim untuk tidak mgengeluarkan Surat Keputusan (SK).

“Itukan saat menyusun komposisi kepengurusan tidak rapat, saya tidak ada mendapatkan undangan rapat, ya saya tidak mau tanda tangani karena tidak sesuai dengan aturan penyusunan kepengurusan,” UjarArpan. Kamis(19/12/2019).

Ditanya lebih lanjut terkait dengan petisi yang di layangankannya ke KONI Provinsi Kaltim Arpan menyampaikan, bahwa petisi yang dibuatnya adalah untuk dapat mengembalikan penyusunan komposisi kepengurusan sesuai dengan aturan.

“Ya karena ketidak sesuaian itu makanya saya layangkan petisi, belum lagi dalam menyusun komposisi kepengurusan tidak menjalan azas kepengurusan partisipatif,” beber Arpan.

Selain itu Arpan juga berharap teman-teman formatur dan yang tergabung dalam KONI PPU mengerti dengan hal yang dilakukannya, untuk mengembalikan koni sesuai aturan, selain kepada KONI PPU, Arpan Juga Berharap kepada KONI Kaltim untuk dapat mempertimbangkan dan mengambil keputusan yang terbaik.

Sebelumnya ramai pemberitaan terkait dikumpulkan para atlet yang dikumpulkan untuk menandatangani surat petisi dan pernyataan untuk mendesak KONI Kaltim untuk mengeluarkan SK Kepengurusan KONI PPU.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button