Balikpapan

Agus Amri: Kita Tempuh Jalur Hukum

Report: Taufik Hidayat I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Ketua Tim Pemenangan Kolom Kosong Abdul Rais, dinilai telah melanggar UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Untuk itu, Kuasa Hukum pasangan calong tunggal Pilkada Balikpapan Rahmad-Thohari, akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Pihak Rahmad-Thohari sempat mengadukan masalah ini ke Bawaslu Balikpapan. Namun, laporan itu dihentinkan karena dinilai tak masuk dalam pelanggaran kampanye.

Agus Amri mengaku menerima keputusan Bawaslu Balikpapan. Namun tidak berhenti di sini. Pihaknya akan menempuh jalur pidana umum dengan membawa kasus tersebut ke kepolisian.

“Ya memang benar kami sudah terima bahwa laporan kami ke Bawaslu Balikpapan dihentikan karena bukan ranah Bawaslu. Artinya ada tindak pidana umum. Dan ini masuk ranah kepolisian,” ujarnya, Ahad 4 Oktober 2020.

Ia menekankan, “Minggu-minggu ini kami akan segera melaporkan ke Kepolisian. Entah ke Polresta Balikpapan atau ke Polda Kaltim. Saat ini masih kami kaji,” terang Agus.

Sebelumnya pada Senin 28 September 2020 Agus Amri melayangkan surat pengaduan kepada Sentra Penegakan Hukum Terpadu. Pihaknya melaporkan Abdul Rais sebagai Ketua Tim Pemenangan Kolom Kosong. Abdul Rais karena dinilai telah melanggar UU Pemilu lantaran dengan membuat kegiatan yang diduga bernuansa kebencian.

Agus Amri menekankan pelaporan terhadap Abdul Rais ihwal dugaan ujaran kebencian dan kebohongan. “Kami hanya meminta demi tegaknya demokrasi yang bermutu dan beradab,” jelasnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button