AdvPenajam Paser Utara

AGM: Semoga Jembatan Pulau Balang Berkah

Bupati berharap Balikpapan bisa fokus membangun jalan penghubungnya.

Report: Teguh I Editor: Abi K

TIMUR MEDIA – Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud aka AGM merasa gembira atas tersambungnya bentang panjang Jembatan Pulau Balang. Jembatan ini sejak lama dinanti masyarakat. Diharapkan jembatan ini bisa mendongkrak peningkatan ekonomi di Kaltim, terutama PPU.

“Alhamdulillah semoga berkah. Semoga pula Balikpapan bisa fokus untuk jalan penghubungnya,” ujar Bupati AGM, Senin 2 November 2020.

Menurutnya bentang panjang Jembatan Pulau Balang telah terhubung di akhir Oktober. Pembangunan infrastruktur utama penghubung Penajam Paser Utara dan Balikpapan ini telah usai. Proses pembangunan jembatan ini memakan waktu sekitar 2,5 tahun.

“Waktu 2,5 tahun hanya untuk merampungkan bentang yang panjangnya sekitar 804 meter ini,” jelasnya.

Pembangunan dilakukan dengan mekanisme cable stayed bridge. Namun, pembangunan jembatan ini belum selesai secara menyeluruh. Masih ada beberapa detil yang harus diselesaikan untuk selanjutnya dilakukan uji kelaikan. Tapi tersambungnya jembatan ini tetap disambut warga PPU dengan suka cita.

Kepala Bagian Pembangunan Pemkab PPU, Nicko Herlambang, menjelaskan proses pembangunan bentang panjang jembatan ini melibatkan tiga bupati yang silih berganti memimpin PPU.

“Terima kasih kepada para pekerja yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan jembatan,” ujar Nicko. Menurutnya ini capaian yang patut diapresiasi. Terlebih bentang pendeknya telah lebih dulu tuntas pada tahun 2015 lalu.

“Tapi perjuangan belum berakhir. Akses jalan nyaris belum bisa dioperasikan. Karena jalan pendekatnya. Belum terbangun maksimal di kedua sisi. Sisi Balikpapan yang terparah. Baru perencanaan. Harapan Pemkab PPU, pembangunan bisa terus berlanjut dengan proses pembebasan lahan sisi Balikpapan,” papar Niko.

Menurutnya dari informasi terbaru yang datang dari Pemprov Kaltim, sudah ada pendelegasian ke Pemkot Balikpapan untuk segera merampungkan proses penerbitan izin penetapan lokasinya.

Hal itu untuk memuluskan proses pembebasan lahan. Ia memperkirakan, kalau dana memadai dan proses negoisasi dengan para pemilik lahan berlangsung cepat maka tahun depan proses pembangunan akses pendekat di sisi Balikpapan bisa dilakukan. “Semoga akses pendekat sesuai rencana awal Pemprov Kaltim di PPU, yaitu jalan yang menuju ke Kawasan Industri Buluminung bisa terus berjalan lancar,” harapnya. *Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button