DPRD Balikpapan

Abdulloh: Suksesi Ketua Komisi Sesuai Aturan

Reporter: Hendra I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Ketua Parlemen Balikpapan, Abdulloh menegaskan proses suksesi atau pergantian ketua komisi II dari Riri Sasmita ke H. Haris, telah dilakukan mengacu pada mekanisme Undang-undang dan peraturan pemerintah.

“Pergantian sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 dan Tata Terib DPRD. Jadi sudah sesuai mekanisme,” ujar Abdulloh usai rapat paripurna, Senin 03 Agustus 2020.

Abdulloh memaparkan proses pergantian ketua komisi II melalui proses di internal PDIP yang kemudian mengusulkan pergantian. “Jadi di internal PDIP karena ada satu dan lain hal ketua komisi II yang lama mundur karena dalam kondisi sakit,” jelasnya.

Ia menjelaskan saat proses pergantian itu, Fraksi PDIP mengusulkan Haris menggantikan Riri yang juga dari fraksi yang sama. “Sebelumnya sudah ada rapat di Komisi II untuk pergantian, lalu disepakati penggantinya tetap dari PDIP. Kemduian diusulkan dari Fraksi PDIP saudara Haris,” terang Abdulloh.

Suksesi itu, lanjutnya, hanya sebatas pertukaran jabatan. Tidak ada pergantian antar waktu. Riri Sasmita yang sebelumnya menjadi Ketua Komisi II tetap aktif sebagai legislator. Tidak di PAW.

“Pertukaran saja, yang sebelumnya Haris anggota Komisi II lalu menjadi Ketua Komisi II. Kemudian Riri menjadi anggota Komisi II. Tidak ada pertukaran Komisi II. Tidak ada PAW,” jelasnya.

Kepemimpinan Haris di Komisi II, secara resmi dilakukan setelah melalui rapat paripurna. “Setelah melalui rapat paripurna saudara Haris sudah resmi sah menurut Undang-undang untuk menjabat sebagai Ketua Komisi II,” terang Abdulloh.

Usai proses pergantian itu, ia juga menyarankan agar Riri bisa fokus pada proses penyembuhannya.

I Advertorial

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button