AdvDPRD Balikpapan

Abdulloh Sambut Baik Aplikasi Sniper

Masyarakat bisa ikut mengawasi dan melaporkan langsung.

Reporter: Taufik Hidayat I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Ketua Parlemen Balikpapan, Abdulloh menyambut baik hadirnya aplikasi Sistem Pengendalian dan Pengawasan Terpadu atau disebut Sniper. Aplikasi ini baru saja dilaunching oleh Dinas Pekerjaan Umum, pada Rabu 14 Oktober 2020, malam.

“Aplikasi ini sangat membantu mengawasi pekerjaan di lapangan,” ujar Abdulloh, Kamis (15/10). Sniper, menurutnya, memudahkan masyarakat umum dan wakil rakyat bisa turut serta mengawasi pengerjaan proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan menggunakan anggaran daerah.

“Jadi DPRD bisa mengakses aplikasi ini untuk memudahkan pengawasan. Sangat bagus dan kami mendukung sekali aplikasi ini,” tutur Abdulloh. Ia meyakini, aplikasi Sniper juga membuat pengawasan bisa berjalan lebih efektif.

Abdulloh mengilustrasikan, jika ada temuan salah satu proyek yang diduga menyimpang maka bisa diketahui lebih dini. “Dengan aplikasi ini maka kecil sekali kemungkinan terjadi penyelewengan-penyelewengan karena pelaksanaannya diawasi langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Balikpapan bisa ikut berperan dalam membantu mengawasi jalannya proyek yang tengah digarap pemerintah.

Kepala Dinas PU, Andi Yusri Ramli menjelaskan aplikasi Sniper bagian dari pertanggungjawaban setiap kegiatan pembangunan infrastruktur kepada masyarakat. Sebab, seluruh proyek yang tengah dikerjakan menggunakan anggaran daerah yang salah satu sumbernya dari pajak rakyat.

“Jadi Sniper ini satu upaya kami melakukan manajemen pengelolaan kegiatan dengan baik,” jelasnya. Aplikasi tersebut, sambung Yusri, menjadi satu alat yang akan menjadi bagian dari proses pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur yang dikelola Dinas PU.

“Seluruh masyarakat bisa mengaksesnya karena aplikasi ini terbuka untuk umum. Masyarakat juga bisa tahu berapa minggu ini perkembangannya, kemajuannya berapa persen, hambatannya apa saja. Itu semua bisa diakses langsung,” jelasnya.

Bahkan, tambah Yusri, dalam aplikasi Sniper, dari Wali Kota, wakilnya serta anggota Parlemen, dan masyarakat juga diberi ruang untuk melaporkan jika ada proyek yang menyimpang.

“Pimpinan dan masyarakat bisa mengakses dan melaporkan proyek yang menyimpang. Misalnya ada kegiatan di lapangan yang dianggap tidak sesuai, maka masyarakat bisa menggunakan ruang yang disediakan dalam aplikasi itu untuk mengadukan proyek terkait,” terangnya. *Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button