AdvDPRD Balikpapan

Abdulloh Minta Warga Gunakan Hak Pilih

Diharapkan tingkat partisipasi pemilih bisa sesuai target

Report: Firdaus I Editor: Fai

TIMUR MEDIA

Reporter: Taufik Hidayat I Editor: Isnan Rahardi

TIMUR MEDIA – Ketua Parlemen Balikpapan Abdulloh meminta seluruh warga Balikpapan agar menggunakan hak pilihnya. Ia berharap Pilkada Desember 2020 angka golput bisa ditekan. “Gunakanlah hak suara sebaik-baiknya jangan sampai golput,” imbau Abulloh, Kamis 5 November 2020.

Golput, menurut Abdulloh, juga bisa diartukan meninggalkan tanggungjawab sebagai warga Negara Indonesia. “Jadi saya sarankan mari bersama-sama menggunakan hak suara kita.”

Ia berharap tingkat partisipasi pemilih bisa sesuai yang ditargetkan KPU. Abdulloh mengaku mendapat informasi dari KPU terkait jumlah daftar pemilih tetap. Ia memrediksi jumlah DPT untuk Pilkada Desember 2020 bisa bertambah.

DPT, lanjut Abdulloh, menggunakan data Pileg 2019 yang kemudian diverifikasi ulang. “Yang sudah fix terdaftar sebagai DPT untuk Balikpapan sekitar 400 ribuan lebih,” jelasnya. Informasi itu, ia dapatkan setelah bertanya langsung pada pihak KPU.

Abdulloh menjelaskan, jumlah itu hasil verifikasi ulang dari DPT dalam Pileg 2019. Pemutakhiran data ini dilakukan KPU Balikpapan. “Informasinya, KPU melaksanakan pemuktahirkan data DPT lagi dan diperkirakan ada penambahan,” jelasnya.

Ia berharap, pemutakhiran data bisa berjalan lancar dan bisa mengakomodir seluruh warga yang memiliki hak suara. Abdulloh juga berharap, “Mudah-mudahan perselisihan tentang DPT tidak terjadi lagi untuk pilkada ke depan,” ucapnya.

KPU Balikpapan sudah selesai melakukan coklit pemutakhiran data pemilih. Hal itu dilakukan sejak 18 Juli sampai 13 Agustus 2020 lalu. Pemutakhiran data pemilih ini untuk memastikan warga Balikpapan terdata dan dapat ikut dalam Pilkada serentak yang jatuh pada 9 Desember 2020.

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha mengatakan coklit pemutakhiran data pemilih dilakukan selama satu bulan. “Kami juga akan melakukan pemutakhiran data bagi  warga  yang sedang menjalani karantina atau isolasi karena korona,” ujar Thoha.

Ia mengatakan sebanyak 1.500 petugas pemutakhiran data pemilih dikerahkan untuk melakukan proses pencocokan dan penelitian data pemilih ke rumah-rumah warga.

Noor Thoha mengatakan daftar pemilih tetap pada pilkada 2020 bertambah sekitar 15 persen dibanding tahun 2019. Alasannya, arus pendatang usai penetapan calon ibu kota baru yang mencapai 3.000 orang per bulan menjadi faktor yang mempengaruhi peningkatan DPT untuk Pilkada 2020.

“Jumlah DPT meningkat 15 persen karena faktor besarnya jumlah pendatang mencapai 3.000 orang per bulan,” tutur Thoha. Dalam pilakada Kota Balikpapan nanti, sambung Thoha, ada sebanyak 443.243 pemilih yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan dipastikan surat suara yang datang jumlahnya mencukupi.

Selain arus pendatang, penambahan jumlah DPT dipengaruhi peningkatan anggota TNi-Polri yang memasuki masa pensiun saat pemutakhiran. Hal ini mempengaruhi kenaikan jumlah DPT dibanding pemilu tahun 2019. *Adv

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button