Balikpapan

14 Pasien Korona Balikpapan Sembuh

Ada delapan kasus positif baru, yang terkait dengan kluster Migas.

Reporter: Hendra I Editor: Basir

TIMUR MEDIA –   Walikota Balikpapan, Rizal Effendi kembali merilis kasus perkembangan virus korona terbaru. Per Kamis 25 Juni 2020, ada penambahan 14 pasien korona yang sembuh. Ada pula delapan kasus baru terkonfirmasi positif.

“Hari ini ada 14 orang yang sembuh,” papar Rizal. Total keseluruhan kasus korona di Balikpapan, total pasien sembuh 95 orang, kasus positif berjumlah 156 orang, dan pasien yang dirawat 58 orang.

Dari pasien sembuh itu, di antaranya 12 pasien dari RS Pertamina Balikpapan. Adapun satu pasien lainnya sempat dirawat di RS Tentara, yang terkait dengan kluster Kampung Baru. “Sedangkan satu pasien sembuh berikutnya dari RS Kanujoso Djatiwibowi yang berasal dari pasien umum,” ujar Rizal.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Andi Sri Juliarty, memaparkan riwayat kasus delapan pasien baru yang positif. Mereka adalah pasien yang terkonfirmasi positif hari ini.

Kasus positif pertama, yakni BPN149, hasil pelacakan dari BPN114. Laki-laki berusia 45 tahun dan memiliki KTP Bontang. Ia lanjutan dari kluster Migas sebelumnya.

Lalu BPN150, laki laki berusia 35 tahun dan ber-KTP Jawa Tengah. Ditugaskan dari perusahaan Migas pusat Jakarta untuk ke Balikpapan dan bekerja dalam bidang perkapalan. Kemudian BPN151, laki laki berusia 38 tahun ber-KTP Banten. Ia pun sama ditugaskan dari Jakarta ke Balikpapan.

Selanjutnya BPN152, laki laki berusia 53 tahun ber-KTP Bogor. Memiliki riwayat sama dengan BPN151. Lalu pasien BPN 153, yang juga laki laki berusia 23 tahun dan ber-KTP Jawa Tengah. Tujuan kerja juga sama dengan BPN 151.

“Sedangkan pada BPN154, laki- laki berusia 32 tahun, KTP nya Balikpapan. Juga dari perusahaan Migas,” jelasnya. Kemudian BPN155, laki laki berusia 29 tahun, berasal dari perusahaan di Asem-asem, Kalimantan Selatan. Perjalanan ke Balikpapan lantaran ingin bertemu dengan keluarganya.

Kasus kedelapan BPN 156, laki laki berusia 38 tahun. Pasien ini juga memiliki KTP Balikpapan. Pekerjaannya  dari perusahaan yang mensuplai catering dalam rig. “Jadi delapan kasus baru semua ini terkait dalam bidang pekerjaan Migas,” jelasnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button