Balikpapan

Gusdurian Balikpapan, “Peduli Anak Yatim”

Reporter : Taufik Hidayat | Editor : Faisal

TIMUR MEDIA – Jaringan Gusdurian Balikpapan menyalurkan bantuan terhadap anak yatim, yang terdampak dalam situasi Covid-19. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai perpanjangan tangan Lembaga Gusdurian Peduli Nasional. Kamis, 16/09/2021.

Sebelumnya jaringan Gusdurian Nasional mengadakan agenda konser amal bertajuk “Indonesia Pulih”, yang digelar secara Virtual beberapa hari yang lalu dengan platform “peduli anak yatim”, bersama Lembaga Gusdurian Peduli. Agenda tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Lahir K.H Abdurrahman Wahid yang kerap disapa Gusdur, salah satu sosok tokoh Nahdlatul Ulama dan Presiden Ke-4 Republik Indonesia. Tepat pada tanggal 7 September yang lalu pukul 19:30 WIB.

Zainuddin, selaku Kordinator Jaringan Gusdurian Balikpapan yang juga kerap di sapa Zai menjelaskan, bahwa gerakan ini adalah gerakan Nasional, dan penyaluran tersebut sebagai bentuk belasungkawa melihat fenomena di lapangan, terhadap anak yatim yang terdampak di masa covid seperti ini. “Melihat fenomena fakta di lapangan atau sosial masyarakat, banyak sekali orang tua dari adek adek belia kita yang meninggal, dan sementara ekonomi mereka tertinggal juga harus melanjutkan pendidikan.” Paparnya

Sambung Zai, dirinya sempat terharu karena dalam penyaluran tersebut terdapat sosok Ibu yang bernama ernawati, ia mengeluhkan bahwa dirinya kewalahan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari nya. Sebagai tulang punggung keluarga menggantikan sosok suami yang mengalami sakit dan akhirnya meninggal beberapa bulan lalu, sementara terdapat dua anak yang masih belia harus di biayai sekolah dan dirawat nya.

Si buah hati dari Ibu Erni yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).  taufik hidayat | Timur Media | Referensi Baru

“Malam itu pada saat kami menyalurkan biaya ke salah satu rumah atas nama Ibu erna, kami sangat terharu melihat kondisinya yang sangat tegar, sementara ada dua anak yang masih belia dan ibunya berumur lansia harus dinafkahi serta dirawat. Suaminya pun meninggal akibat sakit beberapa bulan yang lalu, belum lagi situasi pandemic seperti ini.” Ujarnya dengan nada haru.

Rencananya, Gusdurian Balikpapan akan melakukan sinkronisasi data dengan Dinsos, karena melihat fakta. Terdapat beberapa masyarakat yang telah menyerahkan data terdampak covid kepada pihak yang menangani, akan tetapi tidak segera terealisasi dalam penyaluran bantuan.

Zai juga berharap bahwa, Pemerintah harus segera memperhatikan dan cepat tanggap, dalam menanggapi beberapa hal yang sifatnya bantuan terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Harapannya, Pemerintah harus lebih cepat tanggap dan ikut memperhatikan, banyak masyarakat yang telah memberikan data untuk menerima bantuan, tetapi tidak segera di realisasikan. Jangan sampai terdapat adek adek belia kita yang putus sekolah karena masalah perekonomian.” Harapnya.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button